Mereka yang disembunyikan dari keramaian
Ke ruang dimana
suara-suara terkekang penuh
Hanya terbuang dalam
sepi yang menyayat jidat
Merobek masa lalu,
tertindih harapan kosong
Dan mulut-mulutnya
terjahit benang mistis
Di tepi ruang yang
terabaikan mata, mata hati
Yang biarkan mereka
merintih sampai kering
Jatuh, jatuh,
tersungkur lelah
Matanya jelas
menengadah, menatap langit
Langit-langit
kehidupan nyata
Tapi yang terlihat
adalah maya, jalan hidup manusia terbuang
Hitam betul, jalan
retak menjulur sepanjang tatapan
Tanya dan tangis terus
saja mengalir lirih
Sepanjang tahun,
berabad-abad mungkin
Sudah lelah pasti
batin merana seperti ini
Cukup saja jangan
lagi, jangan lagi
Tapi, Jika memang
hidup cuma seperti itu
Untuk apa dia
tercipta, pikirnya
Untuk apa mereka ada,
untuk mereka yang lain?
Mungkin
Agar tetap
merasa berbeda-lebih dari mereka
Apa kalian mereka yang
lain itu?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar