Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa
perkembangan teknologi sudah merambat ke segala aspek kehidupan. Mulai dari fashion, makanan, gaya hidup, dan
lain-lain. Perkembangan teknologi juga sudah mempengaruhi perkembangan
informasi dan komunikasi khususnya dalam bidang pemberitaan.
Kini media pemberitaan tidak
hanya berbentuk media cetak maupun media elektronik. Tapi media pemberitaan
telah berkembang menjadi media siber atau yang lebih dikenal dengan media
online. Beberapa media-media
online yang terkenal saat ini ialah
detik.com,
kompas.co, dan
tribunnews.com.
Lebih mudah, lebih cepat, dan lebih
faktual. Hal-hal tersebut yang menjadi keunggulan media online jika dibandingkan dengan media cetak maupun media elektronik
lainnya. Media online biasanya lebih
diminati oleh masyarakat yang berasal dari kalangan menengah ke atas. Terutama bagi
orang-orang yang memiliki banyak kesibukan maupun kerja sehingga tidak sempat
membeli koran ataupun menonton berita di TV. Media online menjadi alternatif karena dapat diakses kapan saja dan
dimana saja.
Teknik penulisan berita yang khas juga menjadi salah
satu faktor utama yang menjadi keunggulan media online dibandingkan dengan media lain. Berita yang disajikan
biasanya lebih ringkas dan lugas sehingga tidak memerlukan waktu yang lama
untuk membaca isi berita secara keseluruhan. Tentunya sangat menguntungkan
pembaca terutama bagi mereka yang memiliki banyak kesibukan kerja namun ingin
tetap up to date dengan perkembangan dan informasi-informasi yang sedang hangat
dibicarakan
Diantara
media-media online yang memiliki teknik
penulisan yang khas ialah tempo.co. Salah
satu berita yang telah diposting dalam situs ini adalah “ Indonesia Menang 7-6 dalam Battle of RED”. Dari salah satu contoh
berita tersebut dapat diketahui teknik pemberitaan tempo.co yang cenderung mengarah ke arah hard news. Berita-berita
dalam tempo.co disampaikan secara
ringkas dan lugas. Namun, berita itu disampaikan sedimikian rupa sehingga inti
berita dapat mudah ditangkap dan dipahami oleh para pembaca.
Media online
lainnya ialah detik.com. “Ada 13 Gol di GBK, Indonesia Red KalahkanUnited Red 7-6” adalah salah satu berita yang telah diposting di situs detik.com. Dari contoh berita tersebut,
dapat diketahui bahwa teknik penulisan yang digunakan lebih ke tokoh maupun
personal yang memiliki peran dalam berita tersebut dalam hal ini yaitu tim Indonesia
Red dan United Red. Juga terdapat opini-opini yang membuat penyampaian
beritanya berkesan luwes dan tidak kaku.
Selanjutnya ialah tribunnews.com. salah satu berita yang telah diposting pada situs
ini adalah “MU Legend Vs Indonesia REDHasilkan 13 Gol, Indonesia Menang 7:6”. Dalam teknik penulisan berita,
tribunnews.com hampir sama dengan detik.com
namun terdapat juga berita khusus yang ditampilkan meskipun terkesan tidak
penting dan tidak mengarah kepada inti beritanya. Sama dengan detik.com, dalam berita-berita tribunnews.com juga ditampilkan
beberapa opini-opini yang digunakan untuk mendukung fakta yang disampaiakan
berita.
Dari beberapa situs-situs media online yang disebutkan di atas. Ada beberapa
teknik pemberitaan yang digunakan oleh media-media online. Tempo.co, sebuah
media online yang menyampaikan berita
secara ringkas dan lugas, dan lamgsung menuju ke inti berita yang ingin
disampaikan. Meskipun ringkas, namun pembaca akan lebih mudah untuk memahami
dan mengetahui inti beritanya. Detik.com
dan tribun news.com, media online
yang menerapkan teknik penulisan yang tidak terlalu baku. Berita disampaikan tidak langsung mengarah ke
inti berita dan peristiwanya yang
disampaikan secara tidak detil namun mengandung opini-opini yang dapat
memperkuat fakta yang disampaikan.
Jika ditelusuri dengan Sembilan
Elemen Jurnalisme(Bill Kovach dan Tom Rosentiel (2001): The Elements of Journalism,
What Newspeople Should Know and the Public Should Expect). Teknik yang digunakan dalam
pemberitaan masing-masing dari ketiga
situs ini memiliki ciri khas tersendiri.
Berita disampaikan secara proporsional dan ringkas namun langsung
mengarah ke inti berita seperti yang diterapkan oleh tempo.co. berita yang disampaikan tidak langsung ke inti namun
lebih fokus ke peran yang terlibat dalam berita sperti yang diterapkan oleh detik.com. sedangkan untuk
tribunnews.com dengan opini-opini yang disampaikan guna memperkuat fakta yang
ada pada berita.
Mediacenterstan.com, media online
yang dibuat oleh lembaga pers mahasiswa Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).
Sperti halnya media-media online di
atas, Mediacenterstan.com memuat
berita-berita yang membahas problema yang terjadi di kalangan internal maupun
eksternal STAN.
Sebagai lembaga pers mahasiswa dengan sasaran
pembaca yang mayoritas mahasiswa. Mediacenterstan.com
sebaiknya menerapkan teknik penulisan seperti detik.com. dengan sasaran pembaca mwhasiswa, berita disampaikan
dengan lebih luwes dan berkesan tidak kaku. Namun tetap menggunakan susunan
kata yang edukatif, disertai dengan beberapa opini yang berasal dari
pemikiran-pemikiran mahasiswa berupa tanggapan terhadap permasalahan sosial
yang tengah terjadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar