Bintang-gemintang
redup senyap
Besi-besi tua renta,
rantai penuh karat
Bintang-gemintang
redup senyap
Besi-besi tua renta,
rantai penuh karat
Pohon besar mati
tiada tempat teduh
Banyak kepala yang
keras seperti kepala banteng
Gagal panen
dimana-mana, padi kapas percuma ditani
Aahh,,
Negeri ini porak
poranda
Aku ingin cari tanah
lain
Untuk ku buat
sajak-sajak
Atau langit lain
untuk berteduh sejenak
Atau aku ingin mati
saja
Dipelukan garuda
Karena disini
pemimpin sudah lupa
Dan rakyatnya menolak
untuk tidak lupa
Garuda tak usah
berlelah memeluk Pancasila
Cukup peluk aku,
sampai aku tertidur
Bangunkan jika
orang-orang sudah ingat lagi
dan Pancasila bukan
lagi sekedar mantra
dan kau bukan lagi
sekedar burung tua renta
Jika pun sampai aku
mati
Di pelukanmu, Garuda
Biar saja
Itu lebih baik
dibanding mati dipeluk negeri ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar