Jumat, 23 Oktober 2015

Dipelukan Garuda

Bintang-gemintang redup senyap
Besi-besi tua renta, rantai penuh karat
Bintang-gemintang redup senyap
Besi-besi tua renta, rantai penuh karat
Pohon besar mati tiada tempat teduh
Banyak kepala yang keras seperti kepala banteng
Gagal panen dimana-mana, padi kapas percuma ditani

Aahh,,
Negeri ini porak poranda
Aku ingin cari tanah lain
Untuk ku buat sajak-sajak
Atau langit lain untuk berteduh sejenak

Atau aku ingin mati saja
Dipelukan garuda
Karena disini pemimpin sudah lupa
Dan rakyatnya menolak untuk tidak lupa

Garuda tak usah berlelah memeluk Pancasila
Cukup peluk aku, sampai aku tertidur
Bangunkan jika orang-orang sudah ingat lagi
dan Pancasila bukan lagi sekedar mantra
dan kau bukan lagi sekedar burung tua renta

Jika pun sampai aku mati
Di pelukanmu, Garuda
Biar saja
Itu lebih baik dibanding mati dipeluk negeri ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar