Pada binar yang kesekian aku ingin berhenti
Menyebut namamu atau sekedar bertamu rindu
Teruntuk hati yang sulit dirajai, aku mulai memahami
Menerimaku dulu adalah palsu
Dan melepasku kini hanya butuh satu-dua orang lain
Lalu aku berbisik
Menunggu sejenak di depan pintu dan siap mengetuk
Sebab kupikir sesuatu yang jangan sampai kau ulangi
Sebab kuingat apa yang kau ingin ubah darimu lagi
Bila peduliku tak bisa lagi menyapa sadarmu
Rinduku seluas semesta harusnya tak usah mengawang tinggi
Dan binar yang kulihat kemarin jangan muncul kembali
Pada akhirnya seperti menunggumu tahu
Bahwa hatiku masih seperti dulu
Bahwa kau kini perlahan jauh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar