Selasa, 18 November 2014

Hujan Enam Jam

 






Menanti hujan turun di kotaku
menerawang langit sedari sepagi
larut-larut tanya kami buncah

"apa tivi berbohong lagi pada kita?"

kudengar raungnya malam tadi, katanya
hujan lebat turun pagi besok
bersama angin-angin riuh
juga daun-daun yang mengetuk jendela, terkapar
di jalan-jalan besar di kota kami

"Kapan janji tivi terbukti?"

kamu bertanya padaku terus
tunggulah enam jam lagi
karena enam minggu sudah tidak basah atap-atap rumah, payung tua

"sebentar lagi"

lalu angin datang sepoi-sepoi
disambut genderang ribut dari timur, berteriak
hujan tumpah ruah miring bersama angin

"Yuk, kita tidur saja" 
"Kenapa?"
"Hujannya akan turun enam jam, kata tivi, tadi malam"
bangun-bangun, semoga tak banjir enam jengkal lagi


Bintaro, 10/11/14

Tidak ada komentar:

Posting Komentar