Selalu saja mengeluh pada satu periode
Kita bertemu setelah menjurnal kata-kata
Dan seringkali menuliskan rencana dikertas kerja
rindu
meski beratus transaksi terposting terus begitu, tentangmu
dan aku
Tapi kau selalu bilang untuk menutup buku rindu
kita
Secepatnya, tak usah terlalu banyak
Kau tahu, jarak dan waktu tak dapat mengubah PSAK
“Perasaan Sayang Aku Kepadamu”, itu sudah paten
dan
selamanya akan begitu, hingga telah pada waktunya
Dalam satu periode kita, sudah banyak ku jurnal building
cinta, bak istana,
pada cash, tapi tak ada sedikitpun depresiasi
untuknya
Sudah berkali, cinta pada account payable,
kubiarkan menumpuk
Hingga nanti lepas dengan cash tatap kita
Aku sengaja melimpahkan cinta receivable untukmu,
tak ada harap
aku menagih kembali, biar jadi note receivable,
ataupun
Sampai uncollectible account. Segalanya untukmu,
yang kurindu
Dalam jurnalku tak ada cinta pada sales yang
kedua kalinya, meskipun
tersuguh discount dalam persen besar menggiur
taka ada retur untuk segala sakit yang terpendam,
karena cinta menerima apa adanya,
juga tak ada retur kecuali untukmu, karena tak
ada cinta yang kujual pada lainnya
Aku hanya ingin menumpuk account payable, rinduku
padamu
Biar nanti buncah segalanya, segala rasa, segala
adjustment, segala rindu
Dan jika waktu itu tiba, kita buat closing
entries, lalu mulai
menjurnal rindu lagi, dan lagi.
Bintaro,
3/11/14
Tidak ada komentar:
Posting Komentar